Selama 9 bulan
seorang ibu membawa anaknya dalam perutnya, mengandungnya dalam rahimnya
memberinya makan dari darahnya seakan-akan si anak adalah salah satu
anggota badannya. Kemudian ibu melahirkannya secara susah payah dengan
mempertaruhkan nyawanya. Disusuinya pula sang anak maka ia menjadi kuat
dengan kelemahan ibu. Saat anak sakit ibu merawatnya dengan penuh kasih
sayang tanpa memedulikan kesehatannya sendiri.
Tidak kurang juga pengorbanan seorang ayah demi anaknya. Ia berlelah-lelah demi kenyamanan si anak, menanggung derita demi membahagiakan si anak, bekerja untuk memenuhi kebutuhan si anak. Meski ayah pulang dalam kondisi lelah setelah bekerja, namun jika melihat anaknya menyambut dengan riang maka hilanglah segala lelah yang dirasanya.
Tidak kurang juga pengorbanan seorang ayah demi anaknya. Ia berlelah-lelah demi kenyamanan si anak, menanggung derita demi membahagiakan si anak, bekerja untuk memenuhi kebutuhan si anak. Meski ayah pulang dalam kondisi lelah setelah bekerja, namun jika melihat anaknya menyambut dengan riang maka hilanglah segala lelah yang dirasanya.